August 11, 2020

4 Kunci Sukses Dalam Menulis

Oleh: Firman Syadad

Banyak kegagalan yang dihadapi oleh seorang tholibul’ilmi, yang mana kapasitas keilmuan mereka tidak kita ragukan lagi. Terlebih lagi mahasiswa yang berada di Al azhar Cairo Mesir, mereka berada di lautan ilmu pengetahuan .

Akan tetapi sedikit diantara mereka yang bisa menyampaikan kepada orang lain dengan maklumat yang tersimpan rapi dalam fikirannya. Padahal salah satu tujuan dari kita menutut ilmu adalah; agar apa yang kita peroleh dari guru2 kita saat ini, kita wariskan pada generasi berikutnya. Pernahkah kita membayangkan bila ulama-ulama terdahulu tidak menyampaikan apa yang mereka pelajari, bahkan tidak menulis kitab-kitab yang ada di tangan kita sekarang? apakah yang terjadi?.

Maka dari itu, disamping kita mengisi otak kita dengan keilmuan, maka seharusnya kita juga memikirkan bagaimana mengekpresikan maklumat-maklumat ini pada orang lain. Adapun cara menyampaikan maklumat ini di butuhkan 3 wasilah, diantaranya adalah dengan cara menulis.

“Jika dikau bukan anak seorang ulama dan bukan pula anak raja maka menulislah.”

Sore ini saya mendengarkan perbincangan dengan salah seorang penulis KMM (Kesepakatan mahasiswa minang mesir), Apa yang akan saya bagi disini merupakan bagian dari rangkuman perbincangan seorang penulis terkenal di masisir ini ” Mr. Tareq Albana”.

Baiklah, saya kembali ke topik tentang ” 4 kunci sukses dalam menulis”. Di antaranya adalah:

1. Mencintai Dunia Tulis Menulis

Mengapa kita melakukan sesuatu padahal kita sendiri tidak menyukainya??. Dengan didahului dengan bekal cinta apapun yang menghalangi kita ketika menulis akan kita hadapi. Ibarat kita pergi menemui seorang gadis yang sangat kita cintai, akan tetapi rumahnya berada di balik bukit yang sangat tinggi, tapi dengan bekal cinta tadi kita akan mengusahakan menemuinya walaupun dengan jarak yang jauh dan sulit.

Begitu juga halnya dalam menulis, butuh perjalanan yang panjang, dan rintangan yang lainnya. Maka sangat penting bagi seseorang untuk memiliki gairah akan apa yang dikerjakan, karna tampa cinta ; apa yang kita kerjakan tidak akan berjalan maksimal.

2. Di bawah bimbingan Mentor.

Untuk memperoleh bekal “cinta” tersebut, perlu motivasi dari orang-orang yang berpengalaman di bidangnya. Karna Motivasi adalah kunci untuk mencintai apapun yang kita kerjakan dan merasakan manfaatnya secara mendalam. Di ibaratkan dalam menuntut ilmu harus dibimbing oleh orang-orang yang takhasus di suatu bidang ilmu, karna di saat kita mencoba belajar sendiri kita akan mengahadapi beberapa masalah seperti futur (munculnya rasa malas), bingung, mudah tersesat. Tapi dengan adanya pembimbing akan akan menguatkan tekad dan tujuan kita ketika rasa malas melanda.

Benarlah pepatah Arab mengatakan : siapa yang tidak memiliki guru maka syetan lah yang siap mengajarkannya, memberikan waswas, yang membuat semangat melemah dan pada akhirnya kita tidak sampai pada apa yang kita tuju.

3. Membaca.

Menulis hanyalah sebuah wasilah bukan tujuan akhir, akan tetapi tampa wasilah sesorang tidakkan sampai pada apa yang di tuju. Maka dalam menulis kita sangat dituntut untuk menghadirkan maklumat-maklumat yang hendak kita curahkan, dan maklumat2 ini bisa kita peroleh dengan banyak membaca. Sehingga seorang senior saya pernah mengatakan: إقرأ ما أحسن رأيت أكتب ما أحسن قرأت احفظ ما أحسن كتبت ” Bacalah apa yang kamu lihat(jkalau itu baik) Tulislah apa yang kamu baca(jikalau itu baik) Hafallah apa yang kamu tulis(jikalau itu baik)

4. Mencoba (praktek).

Sebanyak apapun maklumat yang kita kumpulkan kalau tidak di barengi dengan tajribah (praktek) maka tidak akan terbentuk. Perlu adanya praktek, adanya kegagalan, Bangkit kembali, gagal kembali, karna dengan kejadian tersebut akan membangun natijah(hasil) yang kokoh. Sebagaimana di katakan من كان له دربا كان عالما حقا “Siapa yang mencoba dia merupakan ‘alim yang kokoh.”

Maka selalulah mencoba pada setiap apa yang ingin kamu buat, Ketahuilah setiap orang memiliki jatah untuk gagal, maka habiskan lah kegagalan itu sedini mungkin. Jadi, Banyak sekali rintangan dan hambatan saat kita memulai utuk menulis akan tetapi dengan 4 hal di atas insyallah bisa kita lewati jika kita praktekkan dengan teratur. Karna Hanya dengan kemauan,rasa cinta,petunjuk dan usaha yang cukuplah bisa mengantarkan seseorang meraih kesuksesan

%d bloggers like this: